spanduk halaman

berita

Bagaimana cara mengatasi masalah terkait pita jahitan pada pakaian?

1

Pita perekat jahitan memainkan peran penting dalam fungsionalitaspakaian luar ruanganDanpakaian kerjaNamun, apakah Anda pernah mengalami tantangan dengan penggunaan pita perekat ini? Masalah seperti kerutan pada permukaan kain setelah pita perekat diaplikasikan, pengelupasan pita perekat setelah dicuci, atau kinerja kedap air yang kurang baik pada jahitan? Masalah-masalah ini biasanya berasal dari jenis pita perekat yang digunakan dan proses aplikasinya. Hari ini, mari kita jelajahi cara-cara untuk mengatasi masalah-masalah ini.

Ada banyak jenis pita jahitan yang berbeda. Pita jahitan yang berbeda harus digunakan pada kain yang berbeda.

1. Kain dengan lapisan atau membran PVC/PU

Seperti kain-kain di atas, kita dapat menggunakan pita PU atau pita Semi-PU. Pita Semi-PU merupakan campuran bahan PVC dan PU. Pita PU terbuat dari 100% bahan PU dan lebih ramah lingkungan daripada pita Semi-PU. Oleh karena itu, kami menyarankan untuk menggunakan pita PU dan sebagian besar klien memilih pita PU. Pita ini digunakan pada pakaian hujan biasa.

Mengenai warna pita, warna standar adalah transparan, semi-transparan, putih, dan hitam. Jika membrannya bermotif keseluruhan, maka pita tersebut akan memiliki motif keseluruhan yang sama agar sesuai dengan kainnya.

Tersedia berbagai ketebalan di sini, yaitu 0,08 mm, 0,10 mm, dan 0,12 mm. Misalnya, untuk kain oxford 300D dengan lapisan PU, lebih baik menggunakan pita PU 0,10 mm. Jika kainnya poliester atau nilon 210T, pita yang sesuai adalah 0,08 mm. Secara umum, pita yang lebih tebal sebaiknya digunakan untuk kain yang lebih tebal dan pita yang lebih tipis untuk kain yang lebih tipis. Hal ini dapat membuat kain lebih rata dan tahan lama.

2

2. Kain terikat: Kain yang diikat dengan jaring, trikot, atau bulu domba di bagian belakang.

Seperti kain di atas, kami menyarankan penggunaan pita perekat. Artinya, pita PU direkatkan dengan kain rajut. Warna kain rajut bisa sama dengan kainnya, tetapi membutuhkan jumlah pesanan minimum (MOQ). Hal ini perlu diperiksa terlebih dahulu. Pita perekat digunakan pada pakaian luar ruangan berkualitas tinggi (pakaian panjat tebing, pakaian ski, pakaian selam, dll.).

Warna standar pita perekat ini adalah hitam pekat, abu-abu, abu-abu polos, dan putih. Pita perekat ini lebih tebal daripada pita PU. Ketebalannya adalah 0,3 mm dan 0,5 mm.

3

3. Kain non-anyaman

Seperti kain di atas, kami menyarankan pita non-woven. Sebagian besar kain non-woven digunakan untuk pakaian pelindung medis. Keunggulan pita non-woven adalah kinerja yang stabil dan tekstur yang lembut. Setelah COVID-19, pita ini semakin penting untuk keperluan medis.

Warna pita non-woven meliputi putih, biru langit, oranye, dan hijau. Ketebalannya meliputi 0,1 mm, 0,12 mm, dan 0,16 mm.

4

4. Bagaimana cara mengontrol kualitas pita sambungan dalam produksi?

Oleh karena itu, berbagai jenis pita perekat harus diaplikasikan pada berbagai jenis kain. Namun pertanyaannya tetap: bagaimana kita dapat memastikan daya tahannya selama proses produksi?

★Kain yang sesuai harus dievaluasi oleh produsen pita perekat untuk menentukan jenis dan ketebalan pita yang cocok. Mereka mengaplikasikan pita perekat pada sampel kain untuk pengujian, menilai faktor-faktor seperti daya tahan pencucian, daya rekat, dan kualitas tahan air. Setelah pengujian ini, laboratorium memberikan data penting, termasuk suhu, tekanan, dan waktu aplikasi yang direkomendasikan, yang harus dipatuhi oleh pabrik garmen selama produksi.

★Pabrik garmen memproduksi sampel garmen dengan pita jahitan berdasarkan data yang diberikan, kemudian menguji ketahanan warnanya setelah dicuci. Sekalipun hasilnya tampak memuaskan, sampel tersebut tetap dikirim ke produsen pita jahitan untuk pengujian lebih lanjut menggunakan peralatan laboratorium profesional guna memastikan konfirmasi ulang.

★Jika hasilnya tidak memuaskan, data operasional harus disempurnakan hingga semuanya benar. Setelah tercapai, data ini harus ditetapkan sebagai standar dan diikuti secara ketat.

★Setelah pakaian jadi tersedia, penting untuk mengirimkannya ke pabrik pita jahitan untuk diuji. Jika lolos uji, produksi massal dapat dilanjutkan tanpa masalah.

Dengan proses di atas, kita dapat mengontrol kualitas pita sambungan dalam kondisi baik.

Proses penempelan jahitan sangat penting untuk pakaian fungsional. Jika pita perekat yang tepat dipilih dan teknik yang benar diterapkan, kain dapat menjadi halus dan meningkatkan kinerja kedap airnya. Sebaliknya, penerapan yang salah dapat mengakibatkan hilangnya fungsi kedap air kain. Selain itu, data operasional yang tidak tepat dapat menyebabkan kain berkerut dan tampak tidak menarik.

Selain poin-poin yang telah disebutkan, ada beberapa aspek penting lainnya yang perlu dipertimbangkan. Dengan pengalaman 16 tahun di bidang pakaian fungsional untukpakaian kerjaDanpakaian luar ruanganKami dengan senang hati berbagi wawasan dan pelajaran yang telah kami peroleh dengan Anda. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika ada pertanyaan mengenai penempelan jahitan atau untuk meminta sampel gratis. Terima kasih!


Waktu posting: 10 Februari 2025